Senin, 18 Juli 2011

EMbuh iki nulis apa ?

Memang lagi bingung, mau nulis apa. Tak terasa sudah lama buat blog ini. tapi belum pernah ada tulisan yang bagus...he,he,he. Ada saudara yang pinter nulis, tiap bulan dapet duit. Pengin sebenarnya seperti itu, bisa buat nambah penghasilan, untuk tambah beli susu anak-anak :).
Mungkin memang belum waktunya untuk bikin tulisan atau memang belum bisa menghasilkan tulisan ya?. Dulu pas masih kuliah suka bikin tulisan di buku tulis buram.Isinya cerita seperti skenario sinetron.Pernah bikin puluhan syair lagu,puisi dan coretan lainnya tentang kehidupan.Tapi sejak berkeluarga seakan-akan pikiran sudah di serahkan full untuk mensejahterakan keluarga. Walaupun sebenarnya masih punya waktu untuk nulis-nulis.
Setelah punya anak satu, lebih susah lagi waktunya.Dipikiran ini pasti sudah terbentuk pemikiran kalo nulis-nulis nanti bisa mengganggu konsentrasi mengurus anak.Hah selalu saja ada alasan.
Sekarang anaknya dah dua, dah pada masuk TK, masih aja seakan-akan tidak punya waktu untuk nulis.Alasannya kali ini, ntar anak-anak pada gangguin.Nunggu mereka tidur,bukannya nulis artikel tapi malah nulis PETA alias ngiler :).
Semakin lama nulis kok semakin enteng ya beban diotak ini. Tadi rasanya berat banget karena tugas kantor.Sekarang agak mendingan,,,Alhamdulillah.
Sepertinya sekian dulu ketak-ketiknya, ntar malah makan gaji buta, he.he.Mudah-mudahan besok bisa ketak-ketik lagi, dan mudah-mudahan semua urusan diberikan kelancaran...amin.



Sabtu, 05 Februari 2011

Tips Perjalanan

Siasat Hadapi Saat Darurat


Walaupun persiapan telah banyak dilakukan sebelum mengadakan perjalanan jauh, seperti menyervice semua komponen mobil ke bengkel. Namun tidak menutup peluang musibah menghampiri mobil yang anda gunakan mengangkut keluarga anda. Perjalanan yang semula menyenangkan bisa terhambat hanya karena mobil anda mengalami gangguan. Berikut ini beberapa tindakan darurat agar perjalanan lancar sampai ke tujuan :

1. Penghapus kaca tidak bekerja

* Lap kaca dengan lap bersih lalu taburkan tembakau rokok ke seluruh permukaan kaca. Kemudian gosoklah dengan tangan.

* Alternatif lain, siramkan soft drink (minuman yang mengandung soda) dari atas sepanjang kaca kemudian diseka dengan lap.

* Atau carilah pohon pisang di kiri-kanan jalan. Ambil pelepahnya, potong dan torehkan getah pelepah daun pisang ke seluruh permukaan kaca.

2. Kaca dalam berembun
* Sediakan kain lap yang lembab. Lalu poleskan sabun colek, sampo atau bubuk detergen ke salah satu sisi kain lap.
* Sapu merata ke seluruh permukaan kaca. Kemudian lap dengan kain yang lembab. Saat mengelap sebaiknya kondisi kaca berembun agar sapuannya merata.

3. Lampu padam karena sekring putus
* Segera parkirkan mobil di tempat yang aman. Copot terminal lampu, ambil kabel sambung ke terminal min lampu yang terletak di sebelah kiri dari depan anda ke terminal negatif aki. Kabel satu-satunya tinggal pilih mau dekat pada terminal atas atau jauh pada terminal kanan langsung dihubungkan ke terminal plus aki.

4. Radiator Bocor
* Segera hentikan kendaraan, bila dipastikan air radiator kering, tunggu mesin sampai dingin.
* Setelah itu tuangkan air radiator sambil mengamati bagian yang bocor. Setelah diketahui bagian yang bocor tambal dengan buah pisang.
* Caranya belah pisang jadi dua lalu parutkan ke bagian yang bocor. Tunggu 10 - 15 menit, baru kemudian isi radiator dengan air.
* Untuk berjaga-jaga bawalah campuran penambal radiator (radiator stopleak).

5. Long Tie - Rod Bengkok
* Untuk meluruskannya buka pin dan mur pengikat ujung tie-rod. Lepaskan lengan knuckle kemudi.
* Karena lama tak disentuh tie-rod sulit dicopot. Ketoklah dari bagian lengan knuckle dengan martil.
* Hindari mengetoknya dari atas sehingga membuat ujung ulir baut melebar.
* Setelah dicopot lindas bagian tie-rod yang bengkok dengan bantuan roda kendaraan lain, lakukan beberapa kali hingga lurus.
* Usahakan posisi tie-rod melintang, bukan sejajar dengan ban.

6. Kendaraan terlalu panas
* Menepilah ke tempat yang aman, hentikan kendaraan dan nyalakan lampu darurat. Kemudian matikan mesin.
* Ingat ! Jangan membuka tutup radiator pada saat mesin dan radiator masih panas.
* Tunggu 15-30 menit, baru isi kembali radiator. Jika suhu normal, cek permukaan cairan. Jika berkurang, mungkin terjadi kebocoran